Sinambungnya segala
sesuatu yang berubah-ubah dari satu tempat ke tempat lain, dan hanya memiliki
satu nilai tunggal deisetiap titiknya, disebut medan scalar. Suhu atmosfer Bumi dan gravitasi terpendam Newton
merupakan dua contoh dari medan scalar tersebut. Semua skalar memiliki regangan
atau tensor uruta-nol.
Udara, air atau apa
saja yang bergerak, pada setiap titiknya dalam ruang memiliki 3 komponen
kepesatan yang berkenaan dengan tiga dimensi ruang, dan medan vector di setiap
titiknya memiliki tiga nilai. Persamaan elektromagnet Maxwell adalah persamaan
medan vector. Dalam relatifitas, di saetiap titik ruangwaktu, medan vector
memiliki empat komponen yang berkenaan dengan 4 dimensi ruangwaktu.
Vektor-vektor itu dikenal sebagai tensor urutan-pertama.
Suatu cairan yang
bergerak sering sangat rumit. Kelakuannya yang menggabungkan pengembangan,
pusingan, dan mengikis, atau menggunting, lebih dari cukup digambarkan dengan
memakai tensor urutan-kedua. Dalam relatifitas, tensor urutan-kedua disetiap
titiknya mempunyai 16 komponen. Banyak di antara persamaan-persamaan dasar
fisika, seperti persamaan Einstein misalnya, menggunakan tensor-tensor
urutan-kedua.
Tensor metrik yang berisi
koefisien-koefisien metrik, dan digunakan untuk menentukan geometri ruangwaktu,
adalah tensor urutan-kedua. Karena simetri-simetri ruangwaktu, misalnya jarak
dari A ke B sama seperti jarak dari B ke A, dan jarak keliling sebuah lingkaran
yang diukur mengikuti arah jarum jam dengan putaran yang berlawanan jarum jam
adalah sama, maka tensor metriknya hanya memiliki 10 komponen yang berbeda di
setiap titiknya.
Banyak kmponen pada
sebuah regangan (tensor) di setiap titik ruangwaktu adalah 4ⁿ, dimana 4
menunjukkan jumlah dimensi ruangwaktu, dan lambnng n menunjukkan urutan tensor. Sebuah skalar urutan-nol dengan n = 0
dan mempunyai satu komponen. Sebuah vector adalah urutan-pertama dengan n = 1
yang memiliki 4 komponen; dan seterusnya.
Adakalanya
tensor-tensor yang lebih tinggi dari urutan-kedua digunakan. Medan gravitasi
relatifitas umum adalah tensor urutan keempat lengkung Riemann, yang disetiap
titik ruangwaktunya mempunyai 256 komponen. Karena aneka ragam simetri
ruangwaktu itulah, yang dinyatakan para ilmuwan selaku “benar”, maka banyak
dari lengkung Riemann adalah sama atara yang satu dengan yang lainnya. Dan itu
berarti, di setiap titik ruangwaktunya hanya ada 20 nilai. Ia adalah tensor
urutan kedua yang berisi simetri-simetri ruangwaktu, atau tensor metrik.
Teori Medan Gravitasi
Teori
medan gravitasi disini adalah medan gravitasi skalar-tensor yang diajukan
Pascual Jordan di Jerman pada tahun 1939. Gagasan teori ini diambil dari
ruangwaktu relatifitas Riemann, dan di dalamnya terhampar medan skalar
sederhana yang berubah dari tempat ke tempat. Medan gravitasi tetap menguasai
ciri lengkung dinamis ruangwaktunya, namun kini dirubah dengan memperkenalkan
medan salar.
Medan skalar
diperkenalkan dalam cara yang luarbiasa, dengan menggunakan apa yang dikenal
sebagai perubahan bentuk yang
menyesuaikan (conformal transformation). Perubahan bentuk ini dibuat dengan
mengkalikan selang ruangwaktu pada skalar, akibatnya selang ruang dan selang
waktu sama-sama dijulurkan atau dikerutkan oleh suatu jumlah yang bergantung
pada nilai skalarnya. Jenis perubahan bentuk ini disebut menyesuaikan (conformal), karena sudut-sudutnya tidak berubah. Ia
mempengaruhi selang ruang serta selang waktu dalam cara yang sama, dan
kecepatan cahaya tetap tidak berubah.
Jika medan skalar di mana-mana sama dengan
waktu tetap, kita hanya dapat memajukan proses itu sebagai perubahan satuan
ukuran biasa. Jika segala sesuatu di alamraya digandakan ukurannya, dengan
kekecualian bagi tongkat meteran, maka kita harus mengganti label tongkat itu
dengan setengah meter, dan yang lainnya tidak ada yang berubah.
Dengan menyebut satu
meter sebagai satu sentimeter, tidak akan mengubah dunia wujud. Tetapi ketika
medan skalar berubah-ubah dari satu tempat ke tempat lain dalam ruang dan
waktu, maka ia mengendalikan ukuran relatif dan lamanya usia benda-benda. Ini
menghasilkan selang ruangwaktu baru, yang diperoleh melalui perubahan bentuk
sedemikian rupa, sehingga bentuknya sangat berbeda dari yang lama. Saat ini
perubahan bentuk tersebut mengubah sifat-sifat wujud alamraya dalam peregangan
yang luarbiasa. Perubahan bentuk yang menyesuaikan, mengubah besaran
satuan-satuan dasar, yang menentukan selang ruang dan selang waktunya. Dengan
demikian lingkaran elektron lama dan jiffi
(ukuran waktu) membesar dan mengecil dalam humlah yang sama pula. Karena alasan
inilah, perubahan bentuk yang menyesuaikan adakalanya disebut perubahan bentuk satuan-satuan (unit
transformation).
Tujuan utama
memperkenalkan perubahan bentuk demikian dengan menggunakan medan scalar,
maksudnya untuk memecahkan ketidakluesan relatiftas Einstein yang kaku, dan memperluas
kemungkinan ujud-ujudnya. Kita ambil contoh alamraya biasa, yang memiliki
atom-atom bermasa tetap, dimana-mana sama, dan tetapan (constant) medan
gravitasi (G) mempunyai nilai keseluruhan yang tetap.
Sekarang kita merubah
bentuknya menjadi alamraya baru dengan satuan ukuran dasar berubah dari tempat
ke tempat. Pada alamraya baru ini kita tidak mengetahui bahwa sebagian tempat
telah dijulurkan, dan tempat yang lainnya telah dikerutkan. Ketika kita
melakukan perjalanan berkeliling dengan sebuah tongkat meteran dan jam, setiap
sentimeter masih tetap selebar jari, dan setiap denyut jantung masih tetap akan
kurang sedikit dari sedetik. Tetapi apa yang kita ingat, adalah tetapan
gravitasi mempunyai nilai-nilai yang berbeda di tempat yang berlainan. Dan elektron
serta proton mempunyai massa yang berubah dari satu tempat ke tempat lain,
sedangkan bahan tengah diciptakan dan dirusak.
Teori
scalar-tensor yang mengubah selang-selang ruangwaktu,
mirip kotak hitam dengan dua celah terbuka bertanda MASUK dan KELUAR. Jika kita menyelipkan sebuah alam ke celah
MASUK, maka dari celah KELUAR akan muncul alam baru dalam ujud yang berbeda. Di
luar kotak hitam yang disebut “mesin impian kosmis” itu terdapat banyak
kendali.
Dalam kosmologi,
biasanya ilmuwan tidak tertarik membuat perubahan bentuk yang mengubah benda
atau hal dari tempat ke tempat, karena mereka ingin melestarikan keserbasamaan (homogenitas). Biasanya
perubahan bentuk yang mereka buat adalah yang menyebabkan benda atau hal
berubah hanya dalam waktu. Karena itu para kosmologiwan hanya tertarik pada
tiga kendali, yang ditandai dengan G, C,
dan m. Dengan menyetel kendali itu,
memungkinkan mereka menentukan jenis
alam yang muncul dari mesin impian tersebut. Hanya dengan menyetel tiga tombol
itu, medan skalar memungkinkan terjadinya tiga hal yang dalam fisika biasanya
dilarang.
Penyetelan tombol G mengendalikan cara tetapan gravitasi
berubah dalam ukuran waktunya. Penyetelan tombol C mengendalikan tingkat diciptakan dan dirusaknya bahan. Dan
penyetelan m mengendalikan cara berubahnya masa atom dalam perubahan waktunya.
Dengan penyetelan yang berwawasan, akibat tersebut dapat dipisahkan atau
dikumpulkan dalam berbagai gabungan. Mesin impian ini lebih menakjubkan dari
pada segala yang dibayangkan dalam cerita fiksi ilmah, karena dapat membuat
banyak alam yang berlainan dari setiap alam yang ada. (Cosmology/Etos/Kelompok Diskusi cs67).)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar